Pembangunan Drainase Diduga Salah Bestek,Kades Salipolo pinrang Bakal Terancam dilaporkan ke Polda

  • Whatsapp

Foto: Zainuddin Sapaan Bang Udin, Aktivis Pemerhati Sulsel

 

informasi-terkini.com,Pinrang–diberitakan Sebelumnya oleh media mimbar publik dengan judul Pembangunan Drainase Diduga Salah Bestek, “Kades Salipolo Terancam Masuk Bui”

 

Melansir media mimbar publik Sejumlah pekerjaan Didesa Salipolo, Kecamatan Cempa, kabupaten Pinrang diduga tidak sesuai di bestek.

 

Salahsatunya yakni pekerjaan pembangunan Drainase, Volume:545 M tahun anggaran 2019, dusun tanah cicca 1, desa salipolo kecamatan cempa, kabupaten Pinrang.

Pasalnya berdasarkan pantauan awak media di lapangan bahwasanya pekerjaan tersebut diduga telah mengalami kerusakan dibeberapa titik.

 

Bukan hanya itu saja, yang lebih anehnya lagi anggaran pekerjaan itu tidak tertera di papan prasasti.(papan bicara)

 

Hal tersebut di tanggapi oleh aktivis Lembaga Pemerhati Sulawesi-Selatan Yakni Zainuddin sapaan Bang Udin.

 

Saat di temui di salah satu warkop di Pinrang,bang Udin mengungkapkan bahwa Jika hal tersebut benar adanya lembaga kami tidak segan-segan membuatkan pengaduan ke APH dalam hal ini Kejaksaan tinggi atau Polda Sulsel.ungkapnya.

 

“Apalagi kami mendengar bahwa kepala desa tersebut pernah terperiksa di APH polres Pinrang dilaporkan oleh LSM,dan Bahkan diduga telah mengembalikan kerugian negara terkait adanya informasi yang kami terima bahwa terperiksa oleh inspektorat,dan terbukti kembalikan kerugian negara”.tambahnya

 

Lebih lanjut aktivis sapaan bang Udin ini mengatakan dalam dekat ini timya akan turun kelapangan untuk merampungkan data yang pernah di muat di media tersebut,dan sambil investigasi Pekerjaan yang lainya.

 

“Dalam dekat ini kami dan tim akan turu kelapangan untuk merampungkan data yang pernah dimuat di pemberitaan tersebut”jelasnya

 

Hingga berita ini turun, kades salipolo saat di Hubungi oleh Media ini via telepon Senin 13/9,kades tersebut enggan menjawab teleponnya,meski di hubungi beulang-ulang.

 

Namun wartawan media ini terus melakukan konfirmasi dan klarifikasi, guna untuk pemberitaan selanjutnya.(sl)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *